Rabu, 16 Oktober 2013

BERBAGILAH PADA SESAMA

Nilai hidup kita diukur dari ucapan dan perilaku kita. Mereka yang ingin meraih keberhasilan mau tidak mau, sudi tidak sudi harus menolong sesamanya menjadi berhasil pula. Mereka yang menginginkan hidup dengan baik harus menolong sesama dengan baik pula.
Hidup kita akan terasa bermakna apabila kita mampu berbagi pada sesama.

 “Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-hamba-NYA selama ia menolong saudaranya ” ( HR. Muslim )

Tidak akan ada ruginya bila kita berbagi. Justru dengan berbagi menandakan kita mampu mensyukuri akan segala karunia yang diberikan oleh Sang Pencipta.

” Sesungguhnya apabila kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat kita, dan apabila kamu kufur maka sesungguhnya azab allah sangat pedih.” ( QS. Ibrahim : 7)

” Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan kecuali ia akan bertambah…..bertambah….dan bertambah ” ( HR. At Tirmidzi )

Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dirugikan. ( QS. Al An'aam : 160 )

“ Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” ( QS. Al Baqarah : 261 )

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. (QS. Ali 'Imran : 92 )
 
 Dalam memberi/bersedekah paling tidak ada hal yang harus kita ketahui yaitu Ilmul Yaqin, Ainul Yaqin dan Haqqul Yaqin.

Ilmul Yaqin, adalah keyakinan kita berdasarkan ilmu
Ainul Yaqin adalah keyakinan kita berdasarkan penglihatan terhadap orang lain yang telah membuktikan akan kekuatan dalam memberi             ( The Power of Giving )
Haqqul Yaqin. Adalah keyakinan kita akan pengalaman kita sendiri yang telah membuktikan akan keajaiban dalam memberi (The Miracle of Giving)

Sudah sejauh mana kita dalam mensikapi semua itu, apakah kita baru lmul Yaqin, Ainul Yaqin, atau Haqqul Yaqin, atau kita malah tidak percaya akan semua itu, naudzubillahi min dzalik.

Semoga kita mampu memberi kepada sesama yang membutuhkan bantuan kita. Senyum mereka adalah senyuman kita…Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kita.

Ilmu akan membawa kita kepada keyakinan…
Keyakinan akan membawa kita kepada amal perbuatan…
Amal perbuatan akan membawa kita kepada Keberuntungan …

Semoga Bermanfaat….!

Tidak ada komentar: